Rabu, 07 Desember 2016

Biografi



Ibuku panutanku

Siti Maryam merupakan anak dari pasangan Rainah dan Kaso. Maryam lahir pada tanggal 10 November 1975 di Kota Cirebon. Ia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara namun, pada saat umur 6 tahun, kakak keduanya meninggal dunia. Pada saat kecil, ia tinggal di daerah  citundun bersama kedua orang tua dan kakaknya di rumah yang sederhana.
Maryam pernah mencari pendidikan di bangku SD 1 Citundun dan SMP Negeri 4 Kota Cirebon. Ia bersekolah di Cirebon karena ia pindah ke Cirebon pada saat umur 12 tahun. Saat masih duduk di bangku sekolah ia sudah bisa membantu beban orang tuanya dengan membawa dagangan es ke sekolah lalu dititipkannya ke kantin sekolah. Ia biasanya diberi ung tambahan jika es nya habis sebesar 25 rupiah. Setelah lulus dari SMP Negeri 4 Kota Cirebon, Maryam tidak meneruskan kejenjang yang lebih tinggi karena tidak adanya biaya dan ia bekerja di sebuah pabrik roti selama 3 tahun.
Maryam mempunyai kakak laki-laki yang bernama Subandi yang berbeda 4 tahun lebih tua darinya. Ia merupakan sosok kakak yang baik bagi Maryam. Pada tahun 1994 Maryam memutuskan untuk menikah dengan Ridwan Muhari yang telah berpacaran 2 tahun dan pada tahun 1995 lahir putri pertama mereka yang bernama Imas mustika. Pada tahun 1999 lahir anak kedua mereka yang bernama Havita Marliyani setelah beberapa tahun lahir pula 2 orang anak laki laki yang bernama Aldi dan Adit. Kini Maryam bekerja berdagang di kantin sebuah sekolah di Cirebon. Bagi anak-anaknya sosok Maryam adalah sosok Ibu yang sangat perhatian, baik , juga menyayangi semua anaknya tanpa perbedaan

Selasa, 06 Desember 2016

IKLAN



Ciri ciri iklan yaitu komunikatif Informatif Bahasanya mudah dimengerti dan diingat masyarakat Menarik perhatian dan bersifat mengajak penonton/pembaca untuk membeli/menggunakan barang atau jasa yang telah diiklankan
Setiap teks memiliki struktur, namun kali ini dalam teks iklan dikenal adanya unsur pembentuknya. Dalam iklan unsur teksnya paling tidak mencakup diantaranya; judul dan sub judul, teks inti atau teks utama, alimat dasar, logo/nama perusahaan atau produk, dan foto produk.
Selain struktur, teks iklan juga memiliki kaidah kebahasaan yang khas, yaitu penggunaan kalimat  fakta dan opini, karena sebuah iklan sangat erat hubungannya dengan kedua kalimat yang saling berlawanan tersebut. Kalimat fakta adalah kalimat yang berisikan hal-hal nyata dan tidak ada keraguan lagi dalam kebnenarannya karena sesuai dengan apa yang ada dan bersifat objektif. Sedangkan kalimat opini adalah kalimat yang berisi pernyataan perorangan yang mengungkapkan  pandangan, perasaan yang sifatnya subjektif
Yang saya buat adalah Iklan Cetak. Iklan cetak adalah iklan yang dibuat dan dipasang menggunakan teknik cetak. Teknik ini dapat berupa letterpess, photolitography, sablon, inkjet, laser dan lain sebagainya.
Makna yang terkandung dalam iklan tersebut adalah keterkaitan antara buang sampah pada tempatnya dengan keseimbangan ekosistem. Sebagian besar aktivitas yang dilakukan manusia pasti menghasilkan sampah atau limbah. Mulai dari limbah rumah tangga, pertanian, transportasi, sampai limbah industri. Sampah dan limbah tersebut ada yang mudah diuraikan dan ada pula yang sulit diuraikan. Jika pengolahan sampah tidak dilakukan dengan benar, yang terjadi adalah kerusakan lingkungan.
Mencemari lingkungan artinya menambahkan zat pencemar (polutan) pada lingkungan sehingga lingkungan menjadi tercemar dan dapat menyebabkan ketidakseimbangan Ekosistem. Ekosistem yang tidak seimbang akan membawa dampak buruk terhadap makhluk hidup yang ada di dalamnya dan dampak tersebut sudah pasti sangat merugikan.
Oleh karena itu, iklan tersebut mengajak kita untuk membuang sampah pada tempatnya agar tidak mencemari lingkungan dan tidak mengganggu ekosistem yang ada. Kita harus senantiasa menjaga lingkungan untuk diri kita sendiri dan masa depan anak cucu kita kelak.



Senin, 05 Desember 2016

Pemilos 2016/2017





Senin, (14/11/2016) SMA Negeri 2 Magelang menggelar pemilihan ketua OSIS atau sering disebut Pemilos. Acara yang digelar oleh Organisasi MPK ini diikuti oleh semua warga SMA Negeri Magelang. Pemilos ini digelar guna memilih ketua OSIS periode 2016/2017.
Terdapat 3 kandidat yang diajukan sebagai calon ketua OSIS antara lain, nomor satu yaitu  M. Ikhlasul Amal, nomor dua yaitu Purbo Listyo P, dan yang terakhir yaitu Aldi Sahara Lusti. Mereka telah melakukan persaingan yang sangat ketat melalui Orasi dan Debat beberapa hari sebelumnya. Ketiga kandidat juga berusaha untuk mengambil hati warga SMAN 2 Magelang. Acara Pemilos dimulai pada jam 12.00 atau setelah waktu istirahat yang digelar di Lapangan Basket. Para Petugas MPK sangat matang dalam menyiapkan peralatan dan kebutuhan yang diperlukan. Para siswa kelas X, XI, dan XII serta guru dan karyawan secara bergiliran berdasarkan urutannya  mencoblos kertas yang disiapkan untuk memilih salah satu kandidat. Para Petugas MPK memanggil murid kelas untuk bersiap ke lapangan basket. Para siswa serta karyawan dan guru mengantri lalu mengisi daftar hadir yang sudah disiapkan lalu mengambil kertas dan masuk kedalam bilik dan mencoblos sesuai yang diarahkan anggota MPK sebelumnya. Setelah memilih, para siswa serta guru dan karyawan mencelupkan sedikit tinta ke jarinya sama hal nya dengan pemilihan kepala daerah umumnya.

Setelah acara pemunguta suara  selesai, MPK melanjutkan dengan sesi penghitungan suara. Acara ini dilakukan oleh petugas MPK disaksikan oleh kandidat Calon Ketua OSIS, Bapak/Ibu MPO dan 2 perwakilan tiap kelas. Setelah perhitungan suara selesai, ditentukanlah  M. Ikhlasul Amal sebagai Ketua Umum karena mendapat penghitungan suara terbanyak yaitu 425 suara, sedangkan Purbo Listyo Pambudi dan Aldi Sahara Lusti sebagai Ketua 1 dan 2 dengan perolehan suara 108 dan 88 suara. Acara ditutup dengan sambutan dari Ketua umum OSIS yang baru yaitu M. Ikhlasul amal